Menikmati Wisata Ragam Budaya di Singapura

Singapura, sebuah negara dengan tingkat kepadatan mencapai 81% ini memang jarang diketahui bahwa terdapat “sesuatu” yang unik dan tidak bisa dijumpai di negara lain. Bagi Anda yang ingin berwisata ke Singapura selama libur panjang, ada baiknya mencari promo tiket pesawat dan membaca artikel ini. Kami membahas tempat wisata budaya Singapura yang jarang diketahui oleh wisatawan.

Berwisata Plus Menambah Wawasan Budaya Di Singapura

Sebelum beranjak ke pembahasan inti, tidak ada salahnya Anda menambah wawasan tentang penduduk yang mendiami negara ini. Mayoritas penduduk adalah etnis Tionghoa dengan populasi sebanyak 77,3%, sedangkan etnis lainnya sekitar 1,3% saja. Etnis lain tersebut seperti Melayu, India, dan Eropa. Dari empat etnis tersebut menyebabkan kebudayaan mengalami perpaduan antara kebudayaan barat dan kebudayaan timur. Itulah kenapa penggunaan bahasa pun disesuaikan dengan etnis yang mendiami. Ada empat bahasa yang diakui dan digunakan di Singapura, yaitu Melayu (bahasa nasional), Mandarin, Inggris, dan Tamil.

Kalaupun Anda sudah tertarik untuk berkunjung ke Singapura agar bisa menikmati akulturasi budaya, setidaknya lakukan pemesanan tiket pesawat ke Singapore plus hotel. Tidak perlu risau karena Pegipegi hadir untuk memberikan kemudahan selama berwisata ke Singapura. Anda hanya perlu membuka perangkat gadget atau smartphone, masuk ke situs dan tentukan pesawat maupun hotel yang diinginkan. Lengkap dengan cara pembayaran via apapun. Pegipegi juga bekerja sama dengan empat belas maskapai penerbangan terpercaya.

Jika urusan pesan tiket dan pesawat sudah Anda lakukan, maka sebaiknya harus mencari tempat menarik sebagai lokasi berswafoto sepuasnya. Di samping swafoto, Anda bisa menikmati suasana berbeda, khususnya budaya.

Salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi ketika berwisata ke Singapura adalah mampir ke Kampong Glam (Gelam), disebut sebagai tempat bertemunya ragam budaya. Kawasan historis ini awalnya adalah desa nelayan yang bermuara di sungai Rochor. Waktu terus berjalan hingga membuat desa ini makin berkembang dan padat sehingga sampai detik ini dikenal. Berkembangnya Kampong Glam tidak bisa lepas dari seorang Husein Muhammad Shah daan Temenggong. Dia berkunjung di East India Company pada tahun 1891, yang menjadi titik pangkal perkembangan desa.

Kampong Glam ini mempunyai nama berdasarkan sebuah pohon yang ramai tumbuh di sekitarnya, yaitu pohon glam. Apabila Anda berkunjung ke tempat ini maka akan berjumpa dengan deretan ruko konservasi dengan rimbunan pohon glam.

Sepelemparan batu dari lokasi dan masih berada di kawasan Kampong Glam, Anda bisa berjumpa dengan masjid. Masjid tersebut dibangun pada masa pemerintahan sultan pertama singapura, yaitu Sultan Husein Shah. Usia masjid tersebut tergolong tua karena sudah didirikan sejak tahun 1892 dengan nama Masjid Sultan. Konon Masjid Sultan dibangun menggunakan dana hibah dari East India Company.

Banyak Souvenir Cantik Buat Dibawa Pulang

Bergeser ke tempat lain membuat Anda menemukan kawasan pejalan kaki yang menyediakan beragam barang dengan harga murah. Barang tersebut bisa Anda gunakan sebagai buah tangan sekembalinya dari Singapura. Anda bisa membeli perhiasan kecil, barang dekoratif, bahkan buku yang berkaitan dengan budaya Singapura. Di samping itu, di kawasan ini Anda bisa menjumpai organsa, renda, sutra, dan barang lainnya yang bisa dipesan melalui penjahit pakaian khas Melayu tradisional. Kalaupun tidak sempat memesan, Anda bisa membelinya secara langsung.

Seperti halnya Indonesia, Singapura pun memiliki permainan tradisional. Nah, Anda bisa mengetahui beragam permainan tradisional Singapura melalui lokasi ini. Jika diperhatikan, jenisnya tidak jauh berbeda dengan Indonesia, misalnya congkak.

Bergeser ke utara dari Kampong Glam untuk menikmati Little India yang merupakan pusat komunitas etnis India berwarganegara Singapura. Di kawasan ini Anda akan disuguhi nuansa ala Bollywood. Pasalnya setiap rumah, halaman, bahkan ornamen di lokasi ini membuat Anda terbayang dengan film-film khas India. Selain itu, Anda bisa menikmati aroma, wewangian, rempah-rempah, dan nuansa pasar tradisional yang terletak di pinggir gang maupun jalanan. Di pasar tersebut Anda bisa berbelanja berbagai aksesoris.

Itu saja informasi singkat tentang wisata budaya di Singapura. Apabila Anda tertarik, tidak perlu ragu untuk memesan tiket pesawat murah dan tiket hotel agar wisata lebih berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *